Jumat, 20 Juli 2012, 07:20 –
Keberadaan Masjid Sebagai Pusat Kegiatan Umat Islam

WAMENA-Dalam rangka menyatukan visi dan misi antara unit Pembina dengan Stakeholder demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Papua mengadakan Workshop Takmir Masjid yang berlangsung di Hotel Nayak Wamena, Rabu (18/7) kemarin.Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Papua Tindige Aguse Lope S.Pak,M.Si dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jayawijaya, Karel F Mambay SE,M.Pd.K mengatakan, Masjid adalah suatu tempat ibadah kaum muslimin, sekaligus menjadi lembaga keummatan dan difungsikan dalam kerangka pemberdayaan, peribadatan dan pusat kegiatan dengan tugas pokoknya meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan umat. Oleh karena itu di masjid dapat dilakukan berbagai ragam kegiatan yang dapat mensejahterakan dan melayani umat.“Masjid dan mushalla merupakan bangunan suci umat Islam dan mempunyai peranan penting dalam memperbaiki sekaligus meningkatkan iman ummat. Masjid memiliki fungsi dan peran yang dominan dalam kehidupan umat islam yaitu sebagai tempat ibadah, tempat menuntut ilmu, tempat pembinaan jamaah, sebagai pusat dakwah dan kebudayan Islam, serta sebagai pusat kaderisasi umat dan basis kebangkitan umat islam,”jelasnya. Dikatakan, untuk memakmurkan masjid melalui optimalisasi peran dan fungsinya tidaklah mudah, melainkan memerlukan kemampuan manajerial dan kesiapan waktu dari pada pengelola masjid dengan pembenahan internal jamaah masjid itu sendiri. “Ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu perlu pemahaman akan pentingnya peran dan fungsi masjid sebagai wadah dalam perbaikan umat, mengaktifkan kepengurusan masjid, meningkatkan kepedulian terhadap amanah masjid, meningkatkan kualitas manajemen masjid dan pemeliharaan fisik masjid,”ujarnya.Oleh karena itu, melalui workshop diharapkan para takmir masjid dapat menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat sehingga dapt menciptakan masyarakat di sekitar menjadi baik, rukun, damai, sejahtera lahir batin sebagaimana digambarkan dalam Al-qur’an Baldatun Thayyibatun Warabbun Qhafur negeri yang makmur di bawah perlindungan dan ampunan Allah Subhanahu Wataala. Sementara itu, ketua panitia Rita Wahyuningsih SH,MM dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 16 takmir masjid yang ada di Kabupaten Jayawijaya menghadirkan pemateri dari Kanwil kementrian agama Provinsi Papua, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jayawijaya, Akademi STAIN Alfatah Jayapura dan para ulama, dengan materi workshop yaitu kebijakan pembinaan dibidang agama, manajemen pengelolaan masjid berbasis modern, penentuan pengukuran arah kiblat masjid dan materi lain yang berhubungan dengan pelaksanaan pembinaan bidang keagamaan kepada masyarakat.(Kristiyani A)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.034533 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.54
Jumlah pengunjung: 344186
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.