Selasa, 4 Oktober 2011, 11:00 –
WORKSHOP PENGEMBANGAN KTSP MADRASAH (MI/MTS)

Jayapura, DAMAI. Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen merupakan tantangan dan sekaligus peluang untuk meningkatkan mutu lulusan pada madrasah. Undang-Undang tersebut mengandung makna sebagai pengakuan kedudukan guru dan dosen sebagai tenaga profesional. Misi Undang-Undang ini adalah mengangkat martabat guru dan dosen, menjamin hak dan kewajiban guru dan dosen, meningkatkan kompetensi guru dan dosen, memajukan profesi dan karir guru dan dosen, meningkatkan mutu pembelajaran, meningkatkan mutu pendidikan nasional, mengurangi kesenjangan ketersediaan guru dan dosen antar daerah dari segi jumlah, mutu, kualifikasi akademik dan kompetensi, dan meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu.

Sebagaimana termaktub dalam bab IV pasal 8 bahwa “guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, dan sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional”. Bab ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi guru untuk meningkatkan kualifikasinya sehingga menjadi guru yang berkualitas dan profesional. Demikian dipaparkan Plt. Bidang Kependais dan Pemberdayaan Masjid, Drs. Ahmad Khotib, pada pembukaan Workshop KTSP Madrasah yang dilaksanakan oleh Bidang Kependais dan Pemberdayaan Masjid Kanwil Kemenag Provinsi Papua, di Hotel Delima Entrop Jayapura.

Adapun tujuan dari kegiatan workshop ini adalah teridentifikasinya berbagai persoalan mengenai tenaga pendidik pada Madrasah, teridentifikasinya kesiapan tenaga pendidik dalam mengimplementasikan Undang-Undang mengenai Guru, terwujudnya action plan dalam pembinaan dan pengembangan pembelajaran pada aspek kualifikasi akademik, kompetensi, dan sertifikasi, terwujudnya program-program yang mendukung terlaksananya action plan tersebut.

Peserta kegiatan Workshop Pengembangan KTSP Madrasah (MI/MTs) ini terdiri dari para tenaga pendidik pada MI/MTs baik PNS maupun Non-PNS. Jumlah peserta yang diundang dalam kegiatan ini sebanyak 33 orang se-Papua.

Kegiatan Workshop Pengembangan KTSP Madrasah (MI/MTs) ini terbagi dalam dua tahap: In put (ceramah narasumber); dengan menghadirkan pemateri di lingkungan LPMP Provinsi Papua, pejabat Bidang Kependa Islam Kanwil Kementerian Agama Propinsi Papua, dan Workshop Session yang dipandu panitia, (fasilitator atau instruktur) dari lingkungan Bidang Kependa Islam Provinsi, LPMP Provinsi Papua. (Dewi, Rahmat, Arif)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.028738 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 315298
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.