Senin, 25 Juli 2011, 11:00 –
MEMANTAPKAN GENERASI TANGGUH MELALUI PEMILIHAN KELUARGA SAKINAH TELADAN

Jayapura, DAMAI. Keluarga yang sakinah, mawaddah warrahmah (SAMARA) hanya dapat diwujudkan melalui usaha yang keras dan waktu yang panjang oleh kedua belah pihak, suami dan istri. Upaya ini bahkan dimulai sebelum pernikahan berlangsung atau sebuah keluarga dibangun, meliputi persiapan ilmu, ekonomi, dan mental secara baik. Tak jarang pula sebuah keluarga gagal mencapai SAMARA. Ini misalnya disebabkan oleh faktor komunikasi yang buruk, masalah ekonomi, campur tangan pihak lain dalam urusan internal rumah tangga, dan lain-lain. Hakikat dari keluarga sakinah adalah keseimbangan pengembangan kebutuhan rohani dengan peningkatan daya ekonomi keluarga. Jelas tidak mudah karena menuntut kerjasama kedua pihak suami dan istri. Demikian pemaparan Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Penyelenggaraan Haji, Drs. H. Alwi Tianlean, MM, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua saat menyampaikan sambutan pada Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan (PKST) Tingkat Provinsi Papua Tahun 2011. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari pada tanggal 22 sampai 23 Juli 2011 di Hotel Yasmin, Jayapura.Peserta yang hadir pada malam Pemilihan Keluarga sakinah Teladan dipercaya telah melewati fase-fase sulit berumah tangga dan dipandang telah memenuhi kriteria keluarga sakinah dan teladan.Menurut ketua panitia H. Baso Sinjai, PKST diselenggarakan berdasarkan Ketetapan Menteri Agama. Seleksi Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan dimulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional.Masih menurut Sinjai, PKST diharapkan dapat memantapkan lahirnya generasi bangsa yang handal, kuat dan tegas dalam menghadapi terpaan arus globalisasi,khususnya di Papua. Selain itu PKST merupakan upaya dan usaha sadar dalam membangun keharmonisan dan peningkatan kualitas iman dan takwa sekaligus meningkatkan kualitas kesejahteraan keluarga.PKST Provinsi Papua Tahun 2011 diikuti 9 pasangan suami istri yang berasal dari 9 kabupaten/kota di Provinsi Papua. Adapun nama-nama pasangan beserta asal daerah masing-masing ialah: H. Mubadi Anwar dan Hj. Asia, BA (Kota Jayapura), H. Sulaeman L. Hamzah dan Hj. Rukiah Wajo (Kabupaten Jayapura), La Suda, SE dan istri (Kabupaten Keerom), H. Kati Nur dan Hj. Marhamah (Kabupaten Sarmi), Astim, BA dan Siti Falahah (Kabupaten Mimika), H. Adang Hafid dan Siti Hasanah (Kabupaten Biak Numfor), H. Supaedi dan Hj. Supaenah (Kabupaten Merauke), H. Yugas Manna dan Hj. Suprapti (Kabupaten Jayawijaya), H.M. Sabaruddin dan Hj. Sarimin (Kabupaten Yapen). Acara PKST dimulai dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan Malam Taaruf. Serangkaian test tertulis, wawancara, penilaian profil, harus diikuti ke sembilan peserta yang berhadapan dengan dewan juri yang terdiri dari akademisi, dan tokoh agama yang memiliki kemampuan dalam materi yang diujikan yaitu pengetahuan umum, penghayatan dan pengamalan kehidupan berbangsa, perkawinan dan kehidupan rumah tangga, pemahaman dan pengamalan ajaran agama Islam. Keluarga Sakinah Teladan yang terpilih akan mewakili Provinsi Papua di Ajang Nasional Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan pada 13 Agustus 2011 di Jakarta. (Dewi)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.038370 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 333363
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.