Senin, 6 Agustus 2012 –
Sosialisasi Produk Halal, Menuju Masyarakat Sadar Halal

Jayapura, HUKMAS — Kementerian Agama sedang berusaha untuk menggalakkan program masyarakat sadar halal yang diwujudnyatakan lewat Sosialisasi Produk Halal. Produk halal adalah kebutuhan asasi dalam kehidupan konsumen muslim. Seorang muslim wajib mengkonsumsi produk yang halal karena dapat membentuk kepribadian menjadi Islami. Demikian pernyataan Kakanwil Kemenag Papua melalui Kepala Bagian Tata Usaha, H. Jamaluddin Iribaram, S.Pd.I, MM., saat menyampaikan sambutan pada pembukaan acara Sosialisasi Produk Halal Tahun 2012 di Hotel Yasmin Jayapura, 4 Agustus 2012.Lebih lanjut menurutnya masyarakat Islam di Indonesia menyikapi persoalan pangan sebagai hal yang sangat penting karena bagi kalangan muslim makanan yang sesuai dengan ketentuan agama yaitu halal dan baik, merupakan kebutuhan asasi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan rasa lapar (secara jasmani), tetapi juga memiliki implikasi batin sebagai wujud ketaqwaan kepada Alloh SWT.Kakanwil juga berharap peserta dapat membantu memantau peredaran produk olahan, makanan, minuman, kosmetik dan makanan terutama hewani,agar jangan sampai masyarakat/konsumen dirugikan. Menurutnya juga kkoordinasi, konsultasi dan kerjasama dengan berbagai pihak terkait diperlukan agar pekerjaan berjalan lancar.Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang kehalalan sebuah produk, menciptakan tenagayang berkompetensi sehingga dapat menjawab permasalahan yang ada di masyarakat, meningkatkan kerjasama dengan lembaga terkait dalam mensosialisasikan produk-produk yang baik dan bergizi bagi konsumen. Demikian menurut Musawir Rahakbauw, S.Pd.I dalam penyampaian laporan ketua panitia.Sosialisasi Produk Halal Tahun 2012 akan dilangsungkan selama 3 hari tanggal 4-6 Agutus 2012 diikuti peserta sejumlah 40 orang terdiri dari para kepala seksi Urusan Agama Islam, kepala KUA, penyuluh agama Islam, dan instansi mitra kerja Kemenagndari Balai POM Provinsi Papua, Disperindagkop Provinsi Papua, dan Dinas Peternakan Provinsi Papua.Materi yang disampaikan pada acara sosialisasi ini mencakup Kebijakan Kanwil Kemenag Provinsi Papua tentang Pembinaan Umat Beragama, Kebijakan Pemerintah tentang Produk Halal, Perlindungan Konsumen Produk Berlabel Halal, Pentingnya Sertifikat Halal, Manfaat Kesehatan Bagi Masyarakat, Labelisasi Halal Pada Produk Pangan Beredar, serta Kebijakan Bidang URAIS.Adapun nara sumber kegiatan ini adalah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Kepala Bidang URAIS dan Penyelenggaraan Haji, Kepala Subdit Produk Halal Direktorat Urasi dan Pembinaan Syariah Kemenag RI, Balai POM Jayapura, Dinas Kesehatan Provinsi Papua, MUI Provinsi Papua.UU Produk HalalMenurut Iribaram, Setiap WNI dijamin hak konstitusinya oleh UUD 1945 termasuk di dalamnya hak untuk memperoleh pangan atau menggunakan produk yang lainnya yang halal,karena itu UU yang mengatur tentang produk yang halal sangat diharapkan.Sejak tahun 2002 Kemenag bersama-sama dengan MUI dan BPPOM telah berupaya mengajukan draft UU tentang Produk Halal kepada pemerintah melalui DPR yang hingga kini belum terealisasi.Iribaram juga menyoal kerukunan umat beragama di Papua yang dinilai cukupberhasil. Dirinya tetap mengingatkan peserta tentang pentingnya kerukunan intern umat seagama, antar umat beragama, dan antar umat beragama dengan pemerintah. KAbag berharap masyarakat di Papua dapat senantiasa hidup berdampingan secara damai dalam perbedaan agama dan budaya. (Dewi)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.027866 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 173053
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.