Sabtu, 5 Mei 2012
Sejarah

Semenjak tanggal 1 Mei 1963, atas berkat dan anugerah dari Tuhan Maha Kuasa, dan perjuangan seluruh rakyat semesta, serta komitmen PBB, maka roda pemerintahan sementara UNTEA (PBB) diserahan kepada Pemerintah RI.Mulai saat itu semua tata pemerintah dan kekuasaan diselenggarakan oleh bangsa Indonesia. Salah satu kebijakan yang menonjol adalah “Mengenai Urusan Agama”, ini dengan transparan terlihat struktur Dinas Pendidikan, Pegajaran dan Kebudayaan, yang didalam dikenal dengan : Unit Inspeksi Agama, dan dijalankan selama tahun 1963 hingga 1967. Pada tahun 1967 “Inspeksi Agama” ditingkatkan menjadi “Dinas Agama”, berlangsung hingga tahun 1971. Kemudian pada tahun 1971 sampai dengan tahun 1974 menjadi Jawatan Urusan Agama, dan pada tahun 1974 sampai dengan tahun 1978, berkembang lagi menjadi “Perwakilan Departemen Agama”. Semenjak tahun 1978, berubah lagi menjadi Kantor Wilayah Departemen Agama RI Provinsi Papua. Seiring dengan keluarnya Peraturan Presiden nomor 47 tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara, mengubah semua bentuk Departemen, Kantor Menteri Negara dan Kantor Menteri Koordinator menjadi Kementerian Negara, diperkuat dengan penetapan Peraturan Menteri Agama RI nomor 1 tahun 2010 maka Departemen Agama juga berubah penyebutannya menjadi Kementerian Agama. Dalam kurung waktu 1963 hingga sekarang, Kementerian Agama Papua dari masa ke masa telah mengalami berbagai kemajuan dibawah kemimpinan;R. Saptojo Judokusumo, adalah Kepala Inspeksi Agama, tahun 1963 hingga 1965Ds. Tjakraatmaja, 1963 hingga 1965, Kepala Inspeksi AgamaSaul Adam, Tahun 1965 hingga 1967, Kepala Urusan Jawatan Dinas Agama;Thomas Tjiptowardoyo 1971 hingga 1974, Kepala Dinas AgamaH. Chairi. Menjabat Kepala Dinas Agama, pada tahun 1974 sampai dengan 1979. Di masa kepemimpinannya terjadi perubahan struktur dan nomenklatur dari Dinas Agama menjadi Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Irian Jaya (sekarang Papua). Costan Nainggolan. Menjabat Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Irian Jaya tahun 1979 hingga 1989. Dengan moto hidup selalu bersyukur telah mengantar beliau untuk berkarya dan mengabdi. Saat ini berumur 81 Tahun.Ds. Rahmatsulan Soengkono. Lahir pada 30 Juli 1936. Menjabat Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama pada tahun 1989 hingga tahun 1996. Selaras dengan latar belakang kemiliterannya, telah meletakkan kedisplinan sebagai kunci sukses dalam melaksanakan pekerjaan. Pdt. S.P. Suripaty, S.Th, MPA. Menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Irian Jaya, tahun 1996 sampai dengan tahun 1999. Setelah mengakhiri tugasnya di Papua, kemudian diberi tanggung jawab sebagai Ketua STAKPN Sulawesi Utara.DR. Nicky Semuel Jelmau. Adalah Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Papua, pada tahun 1999 sampai dengan tahun 2003. Dikenal murah senyum, DR. Nicky Semuel Jelmau meletakan dasar kesungguhan dan ketulusan dalam melakukan pekerjaan. Sebelumnya pernah menjabat Kepala Kantor Agama Wamena, dan Kepala Bidang Urusan Agama Kristen Kanwil Departemen Agama Provinsi Papua. Selain itu juga berjasa telah mendirikan Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Sentani.Melkias Mayor, A.Ma. Adalah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Tahun 2003 hingga 2008. Pada masa kepemimpinannya telah dibentuk Kanwil Agama Papua Barat. Melkias Mayor, A.Ma. yang lahir tahun 1948 ini, memiliki prinsip dalam bekerja tidak menyusahkan orang lain.Tindige Agus Lope, S.PAK, M.Si. Dipercaya sebagai Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama tahun 2008 hingga sekarang, yang telah berubah nama menjadi Kantor Wilayah Kementerian Agama. Tindige Agus Lope lahir di Manado pada tahun 1956. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Ortala dan Kepegawaian Sekretariat Bimas Kristen Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI.

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.022042 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.4
Jumlah pengunjung: 280629
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.